Now-vember Challenge [NC#1]

November 1, 2017 § Leave a comment

Manggarai St.

Welcome a new month. This new month means a new thing for me. Perhaps for everybody else too. I had a plan for this new month while commuting home by train yesterday. The result of that train-contemplating is this: a challange. To be more spesific it is a writing-challange.

This writing challenge has nothing to do with writing competition or what so ever. It is a personal planning to dare my self to be consistent at writing. To be good writer is one of my dream. I always see being a writer is a cool job. Imagine, you only need a pen and paper, or in this era you just need a laptop, doesnt have to be a high-end laptop, just a regular laptop; and then you can pour everything you have in your mind in the form of words. I even envy some people who can write so awesome right from their mobile phones. If writing is a hobby, it is so simple. If it is a job, it is also can be done in any situation. It is cool from any perspective.

So I plan for this new month two challenges: « Read the rest of this entry »

Advertisements

The Why

August 29, 2017 § Leave a comment

1

Nyaris semua yang kita lakukan dimulai dan dapat dinilai melalui pertanyaan ini: kenapa?. Jika diibaratkan pohon, the why adalah akarnya. Setiap amal, sebagaimana kata Rasul, bergantung pada niat. Jika niatnya kuat, serupa akar, maka pohonnya akan teguh. Setelah why, perkara how dan what akan ikut saja.

Begitu juga menulis. Awal-awal saya menulis alasannya adalah ayah. Ayah sangat mendukung anak-anaknya untuk menulis. Menulis apa saja, di mana saja. Lebih idealis lagi, ayah mengatakan, minimal dua jam setiap hari untuk menulis. Tempo dua jam untuk menulis terdengar biasa  saja. Namun tanpa kebiasaan, menulis dua jam terasa sangat lama. Saat itu, di usia sekolah, setidaknya saya sudah mulai menulis apa saja. Tulisan yang paling saya ingat dan dipuji berkali-kali oleh ayah adalah tulisan tentang mengantuk. Saya rasa tulisan tersebut biasa saja, namun ayah menyebutnya berulang-ulang dan dibubuhi pujian. Dipuji serupa itu, saya terus menulis.

Setelah beranjak sekolah lanjutan tingkat atas, alasan saya menulis adalah curhat. Seorang anak yang tidak biasa berpisah dari orang tua lalu harus tinggal di asrama. Bertemu dan hidup 24/7 bersama anak-anak terbaik di sekolah unggulan. Gejolak muda yang penuh warna. Melahap beragam buku. Apalagi yang saya butuhkan jika bukan curhat. Saat itu, media terbaik untuk curhat adalah menumpahkan perasaan dalam bentuk tinta di atas kertas. Terutama urusan wanita, malu sekali rasanya jika dicurhatkan pada manusia. Menulis adalah pelarian yang sempurna.

« Read the rest of this entry »

Let’s Face it, English is A Crazy Language

June 13, 2012 § 4 Comments

ImageThere is no EGG in EGGPLANT, nor HAM in HAMBURGER; neither APPLE nor PINE in PINEAPPLE. ENGLISH MUFFINS weren’t invented in ENGLAND or FRENCH FRIES in FRANCE. SWEETMEATS are CANDIES while SWEETBREADS, which aren’t SWEET, are MEAT.

We take English for granted. But if we explore its paradoxes, we find that QUICKSAND can work SLOWLY, BOXING RINGS are SQUARE and a GUINEA PIG is neither from GUINEA nor is it a PIG. « Read the rest of this entry »

Speak Better than Native? Pronounce These

May 4, 2012 § Leave a comment

Trust me, if you can pronounce these words correctly, you’ll be speaking English better than 90% of English native speakers.
****

It’s been so long since my last time posting on this blog. I am no longer in Egypt, so some things have changed. Finding internet connection in my country is not as easy as where I was. Here, I must go to the internet café to get connected. I may use modem to get connection directly from home but it worked too slowly. Not to mention youtube, or online newspaper; to check your email, it’d take more than 2 minutes. It seems so bad; but sometimes it’s good too. Those who’ve spent lot of time on the internet and get stuck by it, will get free by this therapy :)

Anyway, I—finally—got the network back. I intended to write this blog not because I already had an idea to be written. I just bumped into a very interesting words-play. This words-play—in a form of a poem—was written by Dutch writer, traveler and teacher, Gerrard Nolst Trenite. The title of this poem is: The Chaos. If you’re able to pronounce it correctly, you’ve got better English even than the native speakers. Wanna get chaos? Here’s The Chaos. « Read the rest of this entry »

Math Philosophy

December 9, 2011 § 1 Comment

Pure mathematics is, in its way, the poetry of logical ideas.

~Albert Einstein

Sometimes math can be deadly difficult, but some it can be funny or meaningful. I’ve just got from a friend an interesting thing you may find from math. Hold on, for some of you who hate math don’t go away, you may learn a little bit of beautiful thing in Math!

Let’s check this out, it’s amazingly beautiful! « Read the rest of this entry »

Hidup Lebih Lama dengan Menulis

November 24, 2011 § Leave a comment

Tahukah kamu, bahwa Piagam Madinah ternyata mengambil peranan penting dalam sejarah damai Muslim yang minoritas pada masa Rasulullah dengan kaum Musyrikin yang mayoritas?

Tahukah kamu, bahwa Nazi yang terkenal dengan hollocaust-nya itu dilatarbelakangi oleh Mein Kampf yang ditulis oleh Adolf Hitler?

Tahukah kamu, bahwa komunisme yang pernah menjadi katastrophi di planet ini, dinilai sebagai musibah pembantaian terbesar di dunia itu ternyata dikawal oleh tulisan Karl Marx, Manifesto Communista?

Tahukah kamu, bahwa kesedihan muslim Indonesia pada momen kemerdekaan 65 tahun silam adalah karena tujuh kata yang dihapus dalam Pancasila kita?

Tahukah kamu bahwa Salman Rushdie, menjadi sosok tenar sekaligus kontroversial bahkan dihalalkan darahnya setelah ia menerbitkan tulisannya, The Satanic Verse?

Tahukah kamu, bahwa Joanne Kathleen Rowling memiliki kekayaan melebihi Ratu Elizabet karena tulisannya yang tak lebih dari tujuh jilid? « Read the rest of this entry »

Mama: A Word Means World

October 25, 2011 § Leave a comment

A word means worldSaya tak ingat ucapan siapa tepatnya. Saya mendengarnya tiga setengah tahun yang lalu dari seorang dosen dan sangat sulit melacak otentisitas statemen tersebut mengingat kita terpisah jarak 9000 km lebih, sang dosen tak pernah online dan saya tak tahu nomer HP beliau. Namun, seingat saya, ini ucapan Dr. Abu Syuhbah, ini hanya seingat saya. Kata “seingat saya” berarti memiliki rasio benar-salah 50:50:90, 50% untuk peluang salah, 50% untuk peluang benar dan 90% dari peluang benar itu saya tidak tahu. Silakan hitung sendiri akurasi kebenarannya :P

Tak penting man qâla (siapa yang mengatakan), yg terpenting adalah ma qâla (apa yang dikatakan) dan saya akan menyarikan ma-qâla itu sebisaku di sini, sedikit-sedikit, sepahamnya saja. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with word at jannahTees.