December: Save the Best for the Last

December 1, 2017 § Leave a comment

20171204_0926061189941684.jpg

Banyak momen menarik pada permulaan bulan ini. Pertama, Faris genap berusia satu tahun. Kedua, terlepas dari ikhtilaf yang ada, 1 Desember ini bertepatan dengan hari kelahiran Nabi Muhammad. Ketiga, hari ini menutup November Challenge saya. Dan, keempat, bulan ini adalah bulan penghabisan di 2017. « Read the rest of this entry »

Advertisements

No I in T E A M [NC#13]

November 13, 2017 § Leave a comment

Pergantian tahun satu bulan setengah lagi. Jika pekerjaan serupa maraton yang dilakukan selama satu tahun, maka pekan-pekan ini adalah waktunya sprint. Berlari sekencang mungkin untuk mencapai finish. Begitu juga dengan tempat saya bekerja. Ada beberapa target yang harus diselesaikan disamping mempersiapkan bahan untuk rapat akhir tahun. Pada rapat akhir tahun, rencana kerja selama satu tahun ke depan akan dibahas. « Read the rest of this entry »

Mengambil Masa Lalu [NC#12]

November 12, 2017 § Leave a comment

Siapa yang masih saja menempel dengan masa lalu disebut gagal move on. Namun, mereka yang melupakan masa lalu juga akan kesulitan belajar hidup. Mengingat masa lalu, sebagaimana obat, harus dengan komposisi dan waktu yang pas. « Read the rest of this entry »

Waktu [NC#11]

November 11, 2017 § Leave a comment

time lapse

Faris, anak saya yang berusia 11 bulan sudah mulai banyak melangkah tanpa bantuan. Setiap kali melihat perkembangan Faris, baik secara fisik, ucapan atau kelakuannya yang mulai memilih jika diberikan sesuatu, mengejar apa yang dia inginkan atau menolak saat tidak menginginkannya; saya sadar waktu benar-benar tak punya ampun. Terus bergulir tanpa henti. Engkau terlena, dilindas. « Read the rest of this entry »

Cerita Nelayan dan Bankir [NC#5]

November 5, 2017 § Leave a comment

pulau-mandeh.jpg

Konon katanya cerita ini bukan fiktif. Saya pernah membaca kisah ini pada beberapa artikel. Berbeda artikel, berbeda pula tokoh ceritanya. Namun cerita tersebut memberikan makna yang sama berartinya. Inilah cerita nelayan dan bankir yang saya tulis ulang dengan versi sendiri.

Sebutlah seorang bankir cerdas dengan analisa finansialnya yang jeli dan intelijensi yang di atas rata-rata. Suatu ketika dia menghabiskan cuti tahunannya berlibur ke pulau indah di Sumatera Barat sana: Pulau Mandeh.

Di Pulau Mandeh tidak ada hotel. Para pelancong biasanya menyewa dan tinggal di rumah penduduk yang sebagian besarnya adalah para nelayan. Selain biaya yang terhitung lebih murah daripada hotel di tempat wisata, menginap di rumah penduduk memberikan makna baru dalam liburan. Selama liburan tersebut, bankir muda itu banyak berinteraksi dengan nelayan di sana. « Read the rest of this entry »

Tentang Kerja [quote]

November 2, 2017 § Leave a comment

Love your job but don’t love your company, because you may not know when your company stops loving you. ~Dr. APJ Abdul Kalam

  • Bekerja adalah proses yang tak berkesudahan. Kerjaan tak akan ada habisnya.
  • Kepentingan klien adalah hal penting, begitu juga kepentingan keluarga.
  • Jika terjadi apa-apa dalam hidupmu, tidak satupun dari atasan atau klien tersebut yang siap memberikan bantuan, tapi keluarga dan temanmu akan melakukannya.
  • Hidup tak sekedar tentang kerja, kantor dan klien. Ada banyak hal bermakna dalam hidup. Engkau perlu waktu bersosial, istirahat, olahraga dan lainnya. Jangan biarkan hidup menjadi hambar dan tanpa makna.
  • Mereka yang sering telat pulang kerja bukanlah pekerja keras melainkan orang yang tak cukup pintar mengatur waktu, tidak efisien dan kurang kompeten dalam bekerja.
  • Engkau tak perlu sekolah tinggi-tinggi jika akhirnya bekerja seperti mesin.
  • Jika atasan mu memaksa bekerja sampai larut, boleh jadi dia juga orang yang tidak efektif dan tidak memiliki makna dalam hidupnya. Sampaikan tulisan ini kepada mereka.

 

Asyura: Pembersihan Buku Dosa Setahun Lalu

November 23, 2012 § 2 Comments

“Puasa di hari Asyura akan hapuskan dosa-dosa selama satu tahun lalu.”
(HR. Muslim No. 1976)

Baru-baru ini saya baca di internet, di Barat ada perayaan Halooween. Dalam beberapa hari ini juga ada acara lain yang menghabiskan puluhan ekor kalkun dalam satu kali makan malam yang dikenal dengan nama Thanksgiving dinner. Sebentar lagi, juga akan ramai orang menyambut tahun baru dengan perayaan malam atau detik-detik terakhir.

Itu bukan tradisi kita. Ajaran agama kita, Islam sudah memiliki tradisi sendiri. Ada bulan-bulan yang disebut Allah dalam Surat At-Taubah: 36 sebagai Bulan Haram (Asyhurul Hurum). Dari 12 bulan yang ada, 4 bulan tersebut adalah tiga bulan secara berurut (Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram) dan Bulan Rajab.

Di bulan ini, Allah tegaskan lagi larangan berbuat zhalim (فَلا تَظْلِمُوا فِيْهِنَّ أَنْفُسَكُمْ). Ibnu Abbas menafsirkan potongan ayat ini, “Allah melarang berbuat zhalim kapanpun, lalu Dia tekankan lagi untuk empat bulan haram ini. Allah jadikan bulan-bulan ini dihormati. Maka, Allah jadikan perbuatan dosa di bulan haram ini lebih berat hukumannya ketimbang bulan lain. Sebaliknya, Allah juga lipat gandakan pahala kebaikan.” « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with waktu at jannahTees.