Menyikapi Stres [NC#21]

November 21, 2017 § Leave a comment

Sepanjang pikiran bisa berjalan normal dan perasaan masih peka, stres adalah konsumsi setiap manusia. Tidak ada manusia normal yang tak luput dari masalah yang berarti tak ada orang yang tak stres. Hanya saja, cara penerimaan setiap individu berbeda. Ada yang menyikapi dengan baik, namun banyak yang mengambil pelarian untuk melupakan masalah. Bentuk terkecilnya adalah dengan mengundur mengerjakan masalah tersebut; procrastionation dan bentuk terparahnya adalah obat-obatan atau putus asa. Tidak sedikit pula melakukan pelarian dengan cara paling sederhana dan murah gratis: tidur. Namun, pelarian itu hanya menunda stres sementara. Setelah itu, kepala kembali berat, bahkan berlipat ganda dari level stres sebelumnya. « Read the rest of this entry »

Advertisements

Yang Penting Menulis [NC#7]

November 7, 2017 § Leave a comment

Quotefancy-208589-3840x2160
Saya tahu, judul tulisan ini tak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Awal kalimat tidak boleh dimulai dengan ‘yang’, begitu aturannya. Dan yang saya lakukan di atas adalah memulai awal judul dengan ‘yang’. Lebih parah. « Read the rest of this entry »

Nasionalisme dalam Sebungkus Nasi Padang [NC#3] 

November 3, 2017 § Leave a comment

 

BUNGKUIH

Sebuah tips untuk anak kosan atau menu tanggal tua atau siapa saja yang ingin menerapkan konsep bahagia kenyang itu sederhana: jika ke rumah makan Padang, mintalah porsi bungkus alias take away. Jangan makan di tempat. Karena porsi nasi padang bungkus bisa 1,5 – 2 kali lipatnya makan di tempat, dengan harga sama.

Sebagai orang Padang Minang dan memiliki teman-teman dari suku berbeda, saya kerap ditanyakan soal ini, “Kenapa porsi nasi Padang versi bungkus lebih banyak daripada versi makan di tempat?

« Read the rest of this entry »

Tentang Kerja [quote]

November 2, 2017 § Leave a comment

Love your job but don’t love your company, because you may not know when your company stops loving you. ~Dr. APJ Abdul Kalam

  • Bekerja adalah proses yang tak berkesudahan. Kerjaan tak akan ada habisnya.
  • Kepentingan klien adalah hal penting, begitu juga kepentingan keluarga.
  • Jika terjadi apa-apa dalam hidupmu, tidak satupun dari atasan atau klien tersebut yang siap memberikan bantuan, tapi keluarga dan temanmu akan melakukannya.
  • Hidup tak sekedar tentang kerja, kantor dan klien. Ada banyak hal bermakna dalam hidup. Engkau perlu waktu bersosial, istirahat, olahraga dan lainnya. Jangan biarkan hidup menjadi hambar dan tanpa makna.
  • Mereka yang sering telat pulang kerja bukanlah pekerja keras melainkan orang yang tak cukup pintar mengatur waktu, tidak efisien dan kurang kompeten dalam bekerja.
  • Engkau tak perlu sekolah tinggi-tinggi jika akhirnya bekerja seperti mesin.
  • Jika atasan mu memaksa bekerja sampai larut, boleh jadi dia juga orang yang tidak efektif dan tidak memiliki makna dalam hidupnya. Sampaikan tulisan ini kepada mereka.

 

Now-vember Challenge [NC#1]

November 1, 2017 § Leave a comment

Manggarai St.

Welcome a new month. This new month means a new thing for me. Perhaps for everybody else too. I had a plan for this new month while commuting home by train yesterday. The result of that train-contemplating is this: a challange. To be more spesific it is a writing-challange.

This writing challenge has nothing to do with writing competition or what so ever. It is a personal planning to dare my self to be consistent at writing. To be good writer is one of my dream. I always see being a writer is a cool job. Imagine, you only need a pen and paper, or in this era you just need a laptop, doesnt have to be a high-end laptop, just a regular laptop; and then you can pour everything you have in your mind in the form of words. I even envy some people who can write so awesome right from their mobile phones. If writing is a hobby, it is so simple. If it is a job, it is also can be done in any situation. It is cool from any perspective.

So I plan for this new month two challenges: « Read the rest of this entry »

9 Tips Quran Andoroid

May 20, 2014 § Leave a comment


Mungkin saya termasuk telat menuliskannya di blog. Nyaris semua pengguna gadget dengan sistem operasi android sudah menginstal aplikasi ini. Namun, mungkin ada yang belum begitu optimal dalam penggunaannya, saya ingin berbagi 9 tips yang mungkin jarang digunakan oleh pengguna Quran android.Screenshot_2014-05-20-18-45-55

Dari sekian aplikasi Quran untuk Android, Quran Android adalah favorit saya. Tidak saja karena aplikasi ini gratis dan bebas-iklan (kalo yang gratis tapi pakai iklan, tau sendiri lah, sangat mengganggu terutama untuk hp berlayar kecil), namun juga sangat praktis. Berikut beberapa keunggulan dan tipsnya:

1. User interface Mushaf Madinah
Aplikasi Quran Android memiliki halaman yang persis sama dengan mushaf madinah atau yang sering kita sebut Quran pojok. Jika kamu sudah terbiasa membaca atau menghapal Al Quran menggunakan mushaf madinah, kamu bisa langsung beradaptasi dengan aplikasi ini. Saya teringat salah satu tips menghafal Al Quran: “gunakan mushaf yang sama”, tujuannya adalah agar kita tak hanya mampu menghapal rangkaian ayatnya namun juga terbantu dengan mengingat posisi ayat jika menggunakan satu model mushaf. « Read the rest of this entry »

Tahu Apa yang Benar² Inspiring One?

January 7, 2013 § Leave a comment

inspiring_onePekan lalu, seorang teman menghadiahi saya buku ini (may Allah grant you better). Saya percaya bahwa everything happens on purpose. Segala teori tentang ‘kebetulan’, bagi saya, adalah omong kosong. Maka, buku yang di tangan saya inipun punya alasan sendiri: buku dengan isi yang tepat di waktu yang tepat.

Buku ini berjudul Inspiring One. Merupakan kumpulan artikel dari GeraiDinar.com. Sederhananya, blog yang dibukukan. Ditulis oleh Muhaimin Iqbal, pendiri Gerai Dinar. Terbaca dari sub-judulnya, buku ini bertujuan membangun jiwa entrepreneur dan memberikan kiat sukses dalam usaha. Penyampaian dalam buku ini ringan dan sederhana. Meski demikian buku ini tak hanya berisi kiat sukses usaha semata, namun juga sukses kehidupan.

Tentunya buku ini disuguhkan untuk siapapun yang memiliki keinginan berwirausaha. Baik mereka yang belum punya usaha atau yang sudah punya penghasilan sendiri, wabil khusus, para pekerja yang masih terima gaji. Namun jangan sinis dulu, penulis mencantumkan sendiri bahwa buku ini untuk mereka yang mengalami penyakit bad days: tak betah dengan rutinitas yang sama, gaji tetap, kemajuan lambat, singkat kata: ingin segera resign.

Saya setuju dengan penulis. Bagi mereka yang sudah nyaman dengan pekerjaan, tentu tak perlu merasa tergoda atau memaksakan diri untuk tidak betah. Menurut saya, tidak ada salahnya bekerja menerima upah—yang katanya zona aman—jika penghasilan halal, kebermanfaatan luas, kerja sejalan dengan hobi, pahala tinggi plus gaji besar (bilang و). « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with tips at jannahTees.