Akidah, Ini dulu Baru itu

February 2, 2013 § Leave a comment

Sejatinya Islam adalah akidah. Dari akidah itu muncul syariah. Syariah inilah yang kemudian mengatur setiap lini hidup manusia. Maka, Allah tak akan menerima syariah kaum manapun, kecuali jika akidah mereka telah benar. ~Ibn Taimiyyah

Beberapa hari lalu kami memulai kajian sederhana di sebuah mushalla kecil daerah Rawamangun. Kajian ini berangkat atas ide seorang teman untuk diskusi keislaman lebih terorganisir ketimbang ngobrol yang kadang dibahas sekarang, setelah bubar lupa. Memulai dari mana? Sebuah tanya terlempar saat itu. Kemudian, langsung terjawab. Kami sepakat mengawali kajian itu dengan bahasan akidah.

Memulai dengan topik akidah tentunya bukan ikut-ikutan tanpa alasan. Dirunut dari sejarah Nabi Adam hingga Rasulullah, Muhammad SAW, mereka memulai dakwah dengan menanamkan akidah terlebih dahulu baru hal lain.

Tentunya sebagai pengikut, tugas kita mengikuti mereka. Namun, kita perlu tahu pula kenapa harus memulai dengan akidah. Mengetahui alasan ini, insyaallah, akan memberi pengaruh positif dalam proses pembelajaran, memelihara semangat dan menjaga tujuan agar tak terkotori.

Diantara hal yang tak ada ikhtilaf (perbedaan) dalam umat Islam adalah bahwa ilmu akidah merupakan ilmu yang paling mulia. Sebab, mulianya sebuah ilmu karena mulianya objek bahasan dalam disiplin ilmu tersebut. Maka, ilmu akidah adalah Fiqhul Akbar (ilmu fiqh yang paling agung); demikian yang dituliskan oleh Imam Abu Hanifah dalam buku beliau.

Ilmu akidah mutlak dibutuhkan manusia. Bahkan kebutuhan manusia terhadap ilmu akidah melebihi kebutuhan apapun selain itu. Sebab, hati tak akan tentram dan hidup tak akan tenang, kecuali pada keadaan dimana seorang hamba telah mengenal siapa Tuhannya. Siapa yang disembahnya. Siapa yang menciptakannya.

Untuk mengenal siapa Sang Pencipta secara benar, mustahil dicapai dengan akal manusia saja. Untuk itu, Allah mengutus para rasul-Nya untuk mengajarkan, membawa kabar gembira dan memberitahukan kepada manusia. Dan, para rasul tersebut menjadikan akidah sebagai basis dari segala ajaran yang mereka bawa. Tak satupun risalah yang dibawa para rasul, kecuali dengan pesan tauhid di dalamnya.

Ada dua hal penting yang perlu diketahui setiap muslim terkait akidah:

  1. Mengetahui jalan yang akan membawa kepada tauhid. Yaitu: syariah yang mengandung perintah dan larangan Allah.
  2. Mengetahui apa saja yang akan diperoleh bagi mereka yang menempuh jalan tauhid itu.

Maka, orang yang paling mengenal Allah adala mereka yang paling teguh mengikuti jalan menuju kesana.[]

Advertisements

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with akidah at jannahTees.